INSTRUMENT LOOP SIGNAL

INSTRUMENT SIGNAL 4-20mA

Instrument signal yang sudah umum di kenal adalah 4-20mA dan meskipun bukan satu satunya signal dalam dunia instrumentasi. Dalam pembahasan kali ini adalah signal 4-20mA atau sering di sebut electric signal. Signal ini sangat idela untuk mentransmisikan data karena tidak sensitive dengan electrical noise.


Seperti yang terlihat pada gambar di atas, ampere dari power supply mengalir melewati  transmitter, resistance. Transmitter mengatur output ampere yang melewati loop tersebut. Ampere yang keluar dari transmitter sebanding dengan parameter yang sedang di ukur. Aliran ampere akan kemabli lagi ke controller melewati loop dengan melewati sebuah resistor 250Ω dan akan menghasilkan voltase 1VDC pada 4mA dan 5VDC pada 20mA.
Pada gambar di atas ada beberapa basic komponen dalam suatu loop:
1.       Power supply
Power supply yang di perlukan adalah VDC, dan yang sering di gunakan adalah 24VDC meskipun juga ada yang 36VDC, 15VDC,12VDC

2.      Transmitter 4-20mA output
Transmitter  mempunyai peran yang sangat penting dalam suatu loop pengukuran proses. Keakuratan dan presisi menentukan baik tidaknya suatu preses. Befungsi sebagi converter signal dari elemen sensing menjadi output 4-20mA yang akan di transmisikan ke controller

3.       Resistor yang berfungsi mengkonversi mA ke VDC (250Ω)
Resistor ini berfungsi untuk merubah singal ampere (4-20mA) menjadi 1VDC pada 4mA dan 5VDC pada 20mA yang di butuhkan oleh controller. Karena controller membutuhkan signal vdc sebagai input bacaan.

4.       Kabel loop
Dengan formula E=IR
E = Voltase yang melintas
I = Ampere yang melewati loop
R = Resistance dari kabel
Karena yang melewati loop adalah ampere (4 – 20mA) sangat kecil maka voltage drop juga sangat kecil.


Comments

Popular posts from this blog

POSITIONER CONTROL VALVE

I/P BASIC PRINCIPLE

CONTROL VALVE